Klarifikasi Bea Cukai Setelah Dianggap “Malak” Rakyat Indonesia oleh Netizen

KitaaMedia.Com - Belakangan ini, Bea Cukai menjadi sorotan publik di Indonesia. Sejumlah netizen menuding Bea Cukai sebagai “malak” atau pemeras uang rakyat. Isu ini bermula dari viralnya nilai harta kekayaan Dirjen Bea Cukai yang diduga mencapai Rp51,8 Miliar. Berikut adalah klarifikasi dari Bea Cukai terkait isu tersebut.

bea cukai klarifikasi
Ilustrasi Seragam Bea Cukai (Sumber : Bea Cukai)

Isu “Malak” Uang Rakyat

Seorang petugas Bea Cukai memberikan klarifikasi terkait isu pemalakan uang rakyat yang dituduhkan oleh netizen. Dalam akun TikTok Bea Cukai RI, petugas tersebut mencoba menjawab sekaligus menepis isu yang beredar bahwa pihaknya melakukan “pemalakan” terhadap uang masyarakat Indonesia.

Petugas Bea Cukai tersebut membaca salah satu komentar netizen yang menyebutkan bahwa Bea Cukai kerap meminta biaya yang cukup mahal untuk pajak sebuah produk dari luar negeri. Petugas Bea Cukai ini lantas menjelaskan bahwa bukan hanya di Indonesia yang menerapkan peraturan untuk biaya pajak barang impor dari luar negeri, melainkan negara lain juga menerapkannya.

Tujuan Pajak dan Biaya Masuk

Menurut petugas Bea Cukai, pengenaan biaya masuk dan pajak itu ada tujuannya, salah satunya adalah untuk menjaga agar barang dari luar negeri tersebut tidak membludak di Indonesia. Selain itu, biaya masuk dan pajak yang diterapkan terhadap barang impor merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak Bea Cukai agar produk-produk lokal bisa berkembang di Indonesia.

Dengan kata lain, pengusaha-pengusaha lokal yang memproduksi barang mereka tidak kalah dengan perusahaan luar negeri yang mengekspor barang mereka ke Indonesia.

Kesimpulan

Bea Cukai telah memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar di media sosial. Mereka menegaskan bahwa penerapan pajak dan biaya masuk bukanlah bentuk “pemalakan”, melainkan sebuah upaya untuk menjaga keseimbangan pasar dan mendukung pertumbuhan produk lokal. Meski demikian, penting bagi Bea Cukai untuk terus meningkatkan transparansi dan pelayanan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masa mendatang. 

Sumber : TikTok Bea Cukai

0/Post a Comment/Comments

Ads1
Ads1